Tag

, ,

Pengaruh SWOT Analysis Terhadap System

System adalah sehimpunan bagian atau komponen-komponen yang saling berhubungan dan terorganisir antara kompenen satu dengan komponen lainnya yang membentuk suatu kebulanatan yang utuh dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan. Salah satu contoh yang kongkrit sebuah system adalah sekolah SMPN 50 Surabaya. Sekolah memiliki berbagai kompenen-kompenen seperti pendidik/guru, tenaga administrasi, peserta didik, kurikulum, sarana prasarana dan lain sebagainya yang setiap komponen-komponen tersebut memiliki fungsi dan peran masing-masing dimana semua itu terdapat saling keterhubungan dan keterkaitan yang erat (satu kesatuan) dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan. 

Sekolah merupakan bentuk dari system terbuka yaitu system yang berhubungan dengan lingkungannya yang berarti keadaan maupun perubahan lingkungan memiliki pengaruh yang pada sistem karena bisa mempengarui proses dengan berlandasan input-output. Dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sekolah membuat perencanaan dan strategi baik yang bersifat jangka pendek maupun yang bersifar jangka panjang. Perencanaan dan strategi tersebut dijadikan sebagai pedoman atau landasan kerja oleh setiap komponen-komponen disekolah yang saling terhubung. Dalam hal ini salah satu yang harus diperhatikan untuk mencapai keberhasilan adalah analisa SWOT.

Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang harus diingat bahwa analisa SWOT adalah semata-mata sebuah alat analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi atau yang mungkin akan dihadapi oleh sebuah sistem atau organisasi, jadi bukan sebuah alat analisa yang mampu memberikan jalan keluar dengan mudah bagi masalah-masalah yang dihadapi. Analisa SWOT ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :

  1. Strength (Kekuatan), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
  2. Weakness (Kelemahan), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.
  3. Opportunity (Peluang), adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan.
  4. Threat (Ancaman), adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi dimasa depan.

SWOT Analysis pada umumnya bagian dari sistem penyusunan atau perumusan, yang digunakan oleh berbagai bisnis maupun non bisnis. Analisis ini digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats) yang dimiliki suatu organisasi. Identifikasi ini merupakan hal yang penting karena sebagai salah satu landasan dalam sebuah sistem. Sistem organisasi dalam membuat perencanaan dan strategi hal ini harus diperhatikan sebelumnya sebab ini merupakan bahan pertimbangan yang cukup penting. Pada dasarnya terdapat dua unsur dalam analsisa SWOT yaitu factor internal dan factor eksternal. Internal meliputi Stength (S) dan Weakness(W) yaitu tentang semua keadaan dan kondisi internal baik itu kelebihan dan keunggulan maupun kelemahan dan kekurangan. Eksternal meliputi Opportunity (O) dan Threat (T) yaitu tentang semua keadaan dan kondisi lingkungan yang mempengarui (eksternal) baik itu peluang-peluang yang ada maupun ancaman-ancaman yang diprediksi bisa mengganggu.

Untuk mengarahkan atau sebab dalam membuat tujuan haruslah yang realistis dan bisa dicapai sesuai dengan kondisi pada saat ini. Sebagai contoh sistem sekolah didalamnya pasti terdapat analisa SWOT dari sekolah itu sendiri. Sekolah ingin mengadakan sebuah perubahan untuk menjadi lebih baik lagi yaitu dari yang berstandart nasional ingin menjadi sekolah yang berstandart internasional. Sebelumnya sekolah harus menyadari bagaimana keadaan sekolah ini apakah realistis dengan menetapkan tujuan menggerakkan sebuah sistem tentunya harus mengetahui terlebih dahulu secara dalam sebelum sistem itu berjalan agar nantinya sistem dapat berjalan dengan baik. Selain itu SWOT juga bisa berfungsi dalam rangka awal untuk mau mengadakan perubahan atau inovasi pada suatu sistem agar menjadi lebih baik. Disini kedudukan SWOT adalah sebagai input yang akan diproses dalam menetapkan sebuah tujuan tersebut yaitu menjadi berstandart internasional. Jika sebuah tujuan yang ingin dicapai tidak realistis maka dalam proses berjalannya pasti akan menimbulkan banyak masalah-masalah yang akan sulit untuk diselesaikan yang nantinya justru akan mengarah kepada hal-hal yang negafit dan sistem akan menjadi kacau. Maka untuk itu harus melakukan analisa SWOT terlebih dahulu sebelum menetapkan tujuan apa yang ingin dicapai oleh sistem sekolah sehingga tujuan tersebut menjadi realistis untuk dicapai dan sistem akan bisa berjalan dengan lancar.